First Impression Anime Maou Gakuin no Futekigousha

0

Bercerita Tentang Raja Iblis Yang Berenkarnasi Setelah Kematiannya Lebih Dari 2 Ribu Tahun Atau 20 Abad Lamanya Di Episode Pertama Kita Di Ceritakannya Cukup Menarik Tetapi Entah Kenapa Di Episode Satu ini Tidak Membuat Saya Cukup Menarik Untuk Menontonnya, Akan Sifat Character Yang Bernama  Anos Voldigoad Yang Memiliki Sifat Merendahkan Orang Akan Tetapi Dia Memilki Lawan Yang Merendahkan Mereka, Jadi Saling Merendahkan Kasta Bisa Di Bilang Begitu

Mungkin Baru Rilis Kemarin Dan Baru Rilis 2 Episode Anime Ini Cukup Menarik Jadi Kalau Mau Menonton Silahkan Saja, Tetapi Memiliki Cerita Yang Membosankan, Dan Kenapa Bisa Membosankan?, Mungkin Di Antara Kalian Bilang “Tapi Ini Kan Lagi Naik Di Pasar, Dan Juga Perusahaan Butuh Uang Untuk Mengangkat Anime ini” Iyak Saya tau Tapi Kalau Kalian Nonton di Website Ilegal Itu Akan Menguntungkan Perusahaan Anime Atau Studio Anime? Enggak Kan?, Oke Masuk Ke Episode Kedua Yang Dimana Anime Ini Cukup Membosankan Yang Dimana Anos ini Mengangkat Kastil Kerajaan Dengan Satu Jari, Jika kita Berpikir Dengan Logika Tidak Masuk Akal Sekali, Bukan? Sebentar Pas Saya Ngebuat Text Ini Kembanyakan Tanda Koma Nya, Masuk Ke Pembahasannya Lagi Yang Dimana Di Episode 2 Ini Kita Dikasih Liat Adegan Ciuman Yang Dimana Sasha Necron, Mempunyai Rasa Suka Kepada Anos Tetapi Dia Beralasan Dengan Tanda Pertamanan, Coba Ada Gak Adegan Ciuman Itu Tanda Pertamanan Enggak Ada Kan? Kecuali Ciuman Tidak Di Sengaja Itu ada, Tetapi Ciuman Sebagai Tanda Pertamanan Engak Ada Kan? Dan Saya Bisa Menebak Bahwa Sih Misha Ini Tsundere

Oke Kita Flashback Dulu Ke Episode 1 Yang Dimana Misha Necron Itu Bertemu Dengan Anos Dan Sih Anos Mengajak Misha Untuk Makan Malama dirumahnya Anos, Dan Disitu komedi nya Dapat Untuk Saya, Buat Kalian Mungkin Tidak Tahu Yak, Yang Tidak Kedua Orang Tua Nya Anos Itu Kaget Setelah Mengajak Misha Kerumanya Anos, Dan itu Bisa Tidak Lah Orang Tua Yang Terlalu Sayang Kepada Anaknya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.